Tafsir#Tadabbur#AlQuran#AlFatihahKunjungi-----Website: https://facebook.c Tadabbursurah al-Fatihah ini akan berpandukan kitab Lamasat Bayaniyyah fi Nusus min at-Tanzil oleh Dr. Fadil Soleh Samarraie akan menyingkap perbahasan daripada perspektif al-Tafsir al-Bayani (Gaya Bahasa). Juga berpandukan pendekatan Tafsir bil Ma'thur. CeramaSingkat: Tadabbur Surat Al Fatihah – Ustadz Johan Saputra Halim, M.H.I. By. Yufid TV - July 1, 2019. 31297. 0. Share on Facebook. Tweet on Twitter. RELATED ARTICLES MORE FROM AUTHOR. Ceramah Pendek. Surat-surat yang Wajib Dihafal dan Dipahami - Ustadz Abdurrahim Rumman, Lc.- Ceramah Agama Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam. KuliahSelepas Subuh : Tadabbur Surah Al-Fatihah bersama Ustaz Syahmi (CEO Tadabbur Center) dan moderator Tn Hj Ahmad Firdaus Mahmod Viewflipping ebook version of Tadabbur Surah Al Fatihah published by hanist88 on 2021-06-30. Interested in flipbooks about Tadabbur Surah Al Fatihah? Check more flip ebooks related to Tadabbur Surah Al Fatihah of hanist88. Share Listento Surat Al-Fatihah The Opening Edisi Triling by Jannah Firdaus Paradise Foundation & Muhammad Vandestra, 1,945 Shazams. Discovered using Shazam, the music discovery app. Tadabbur Surat Al-Fatihah. Muhammad Vandestra & H. Fadhil Zainal Abidin BE. Muhammad Vandestra & H. Fadhil Zainal Abidin BE. 142. Dengantadabbur al Fatihah kita bisa mohon pada Allah untuk untuk mengatasi berbagai masalah yang hadir dihadapan kita atara lain untuk : membukakan pintu rezeki, memudahkan mendapat jodoh, menyembuhkan berbagai penyakit, mengatasi gangguan sihir dan jin, membina kerukunan rumah tangga, menolak kejahatan orang yang dengki dan hasud, alYgvmT. 100% found this document useful 1 vote303 views24 pagesDescriptionThe Tadabbur-i-Qur’an is a monumental commentary of the Qur’an written by Amin Ahsan Islahi d 1997. Extending over nine volumes of six thousand pages, this masterful work was completed in a span of twenty two years. It is a unique commentary by a person no less unique. Abide by the truth even if your shadow deserts you’, was his life-long motto and anyone who has had a chance to carefully read this commentary will testify that Islahi has tried his utmost to live up to this © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote303 views24 pagesTadabbur 001 Surah Al FatihaDescriptionThe Tadabbur-i-Qur’an is a monumental commentary of the Qur’an written by Amin Ahsan Islahi d 1997. Extending over nine volumes of six thousand pages, this masterful work was completed in…Full description – Surah Al Fatihah merupakan surah pembuka dalam Al-Quran. Selain itu Al Fatihah juga menjadi surah yang selalu kita baca dalam ibadah shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnah. Hal ini menjadi salah satu bukti dari istimewanya surah Al-Fatihah. Sebab itu, umat Muslim seluruh dunia perlu memahami kembali isi surah tersebut, apakah sudah sesuai dengan perilaku kita sehari-hari ataukah hanya dihafal dan diucap secara lisan saja? Surah yang terdiri dari 7 ayat ini, diawali dengan menyebut nama Allah SWT Bismillahhirrahmannirrahim dulu sebelum menyebutkan segala sesuatu. Di sini menunjukkan kepada  umat Islam agar senantiasa segala perbuatan atau ucapan dimulai dengan membaca bismillahirrahmanirrahim supaya berkah, dan juga membedakan dengan para penyembah berhala yang ketika memulai segala perbuatan dan ucapan dengan nama berhala berhalanya, misalnya bismillata, bismiluzza, bismihabl, dan yang lainnya. Menurut Ibnu Jarir, Lafal “Alhamdulillah” dalam ayat kedua surah ini merupakan kalimah kesyukuran bagi seorang hamba yang ikhlas melakukan ibadah kerana  Allah SWT. Lafal ini juga mengajarkan kepada kita agar senantiasa banyak bersyukur, karena jika kita banyak bersyukur, maka Allah SWT akan menambahkan nikmat kepada kita. Arrahman Arrahim, Allah SWT mempunyai 99 nama yang indah Asmaul husna Lantas mengapa Arrahman Arrahim yang disebutkan di ayat ketiga surah tersebut? Sifat Arrahman adalah sifat pengasih Allah SWT yang mencakup kepada semua makhluknya, sedangkan Arrahim adalah sifat penyayang Allah SWT untuk orang mukmin saja. Makna ayat ini mengajarkan kepada kita agar mempunyai sifat kasih sayang kepada sesama makhluk di bumi ini, karena kita hidup di dunia tidak sendirian. Ibnu Abbas menafsirkan ayat ke 4 surah ini, “yang menguasai dihari pembalasan” Allah SWT Yang akan menjadi qadi atau hakim pada hari pembalasan kelak. Maka memintalah segala sesuatu hanya kepada Allah SWT, pemilik hari pembalasan. Jangan meminta kepada yang lainnya. Akhir kata, dalam surah Al-Fatihah, terdapat beberapa kandungan yang mencakup tujuan dari  Al- Qur’an. Seperti prinsip dan turunan ajaran agama yang meliputi aqidah, ibadah, syariah, keyakinan terhadap Hari Akhir, keimanan atas sifat mulia Allah, juga permohonan pertolongan melalui doa. Surah ini juga mengandung prinsip prinsip asasi semua surah di dalam Al-Quran. Surah ini dinamakan dengan Al-Fatihah karena pembuka dari Al-Qu’ran yang terdiri dari 114 surah. Selain dari Al-Fatihah, surah ini juga dinamakan dengan Ummul Kitab, yakni Induk Kitab. Penamaan tersebut mengandung arti yang sangat dalam, karena dalam surah ini tercantum pokok-pokok ajaran Islam, yakni Akidah tauhid atau keimanan, dan; Syari’ah sistem hidup Islam. Tauhid berarti mengesakan Allah dalam tiga hal pokok Maksudnya ialah mengesakan Allah pada penciptaan dan perbuatan-Nya, seperti yang tercantum pada ayat 2. Uluhiyyah atau disebut juga dengan ubudiyyah. Maksudnya, ialah mengesakan Allah dalam ibadah dan sistem hidup, seperti yang tercantum pada ayat 5. Al-Asma’ dan As-Sifat. Maksudnya mentauhidkan Allah pada nama-nama dan sifat-sifat-Nya, seperti yang tercantum pada ayat 1, 2, 3 dan 4. Nama dan sifat Allah harus sesuai dengan apa yang dikabarkan-Nya dalam Al-Qur’an dan dikabarkan oleh Rasul shalallahu alaihi wa salam. Terkait dengan Syari’ah sistem Islam penekanannya terdapat pada ayat 6 dan 7, yang berarti Islam adalah satu-satunya sistem hidup yang lurus yang akan menyampaikan manusia kepada keridhaan Allah di dunia dan akhirat. Keridhaan Allah di dunia berupa keberkahan hidup dan kemudahan beribadah kepada-Nya. Keridhaan di akhirat berupa surga yang mengalir di bawahnya berbagai macam sungai dan berbagai fasilitas yang tidak tergambarkan kuantitasnya, kualitasnya dan keindahannya oleh pikiran manusia. Sebab itu, Islam tidak boleh tercampur sedikitpun dengan ajaran lain, baik dari ajaran Yahudi yang dimurkai Allah, maupun dari ajaran agama Nasrani yang tersesat dari jalan Allah, sebagaimana yang tertuang pada ayat 7, karena Islam itu sempurna. Tafsir Ibnu Katsir Pengantar Sebelum Tafsir Surat Al-Fatihah Pasal Makna Surat Mukadimah Surat Al-fatihah Hadis-hadis yang menerangkan keutamaan surat Al-Fatihah Hal-hal yang berkaitan dengan Al-Fatihah Membaca Al-Fatihah bagi makmum dalam shalat berjamaah Tafsir Istiadzah dan hukum-hukumnya Al-Fatihah ayat 1, Tafsir Basmalah dan hukum-hukumnya Al-Fatihah ayat 1 Keutamaan Basmalah Al-fatihah ayat 1, ta’wil kalimat Allah Al-Fatihah ayat 1, Pengertian Kalimat Ar-Rahman dan Ar-Rahim Al-Fatihah ayat 2 Al-Fatihah ayat 2, Berbagai pendapat ulama salaf mengenai Alhamdu Al-Fatihah ayat 2, Ta’wil kalimat Rabbul Alamin Al-Fatihah ayat 3 Al-Fatihah ayat 4 Al-Fatihah ayat 5 Al-Fatihah ayat 6 Surat Al-Fatihah ayat 7 Pasal Makna Surat Al-Fatihah Pasal tentang amin Al Fatihah adalah surat yang wajib dibaca dalam sholat. Tidak sah sholat tanpa membaca surat al Fatihah. Namun sayang sebagian besar umat islam yang mengerjakan sholat tidak mengerti apa arti dari surat al Fatihah yang dibacanya itu. Mereka membaca Al Fatihah sementara fikirannya melayang layang keberbagai urusan yang sedang dikerjakannya. Untuk memahami kandungan yang terdapat pada surat al Fatihah mari kita coba mentadabburi Surat Al Fatihah tersebut, kita mulai dengan membaca ta’awudz. Perhatikan bacaan tadabbur dibawah ini dengan mengikuti petunjuk sebagai berikut Ayat 1 Rasakan betapa besar kasih sayang Allah kepada kita semua, bayangkan semua nikmat yang telah kita terima dariNya. Nikmat udara yang kita hirup, nikmat penglihatan, nikmat pendengaran, nikmat sehat. Apakah kita sudah berterima kasih padaNya??. Rasakan kasih sayang dan sifatnya yang maha pengasih serta pemurah. Rasakan getaran dihati anda, hingga timbul dorongan untuk menangis. Silahkan menangis jika dorongan itu memang kuat. Jangan tahan tangisan anda. Ayat 2 Rasakan betapa mulianya Allah, betapa Agungnya Dia , hanya Dialah yang berhak dipuji. Dialah Tuhan penguasa Alam semesta yang maha mulia dan Maha terpuji. Rasakan betapa hina dan tidak berartinya kita dihadapan Dia. Lenyapkan semua kesombongan diri dihadapaNya. Rasakan getaran yang dahsyat didada anda… Ayat 3 Rasakan seperti pada ayat pertama Ayat 4 Bayangkan seolah olah anda berada dihapan Allah di padang Mahsyar kelak. Dia lah penguasa tunggal dihari itu. Bagaimana keadaan anda dihari itu? Rasakan dan hayati ayat tadabbur yang anda dengar. Biarkan airmata anda mengalir . Menangislah dihadapan Allah pada hari ini , disaat pintu taubat masih terbuka. Jangan sampai anda menangis kelak dihari berbangkit ketika pintu taubat telah tertutup Ayat 5 Inilah pengakuan anda bahwa hanya Dia yang anda sembah, dan hanya padaNya anda mohon pertolongan. Buatlah pengakuan dengan tulus dan iklas. Ayat 6 Mohonlah padanya agar ditunjuki jalan yang lurus. Jalan yang penuh dengan rahmat dan berkahNya. Dengarkan dan hayati kalimat tadabbur yang anda dengar Ayat 7 Bayangkan jalan orang orang yang telah mendapat nikmat , kebahagian dan kesuksesan sebagai karunia dari sisinya. Berharaplah untuk mendapat kebahagian seperti orang itu. Bayangkan pula jalan orang orang yang mendapat murka dan azabnya Bayangkan pula jalan yang ditempuh orang yang sesat mohon agar dijauhkan dari jalan itu. Mari kita mulai mendengarkan tadabbur Al Fatihah pada rekaman suara dibawah ini, pejamkan mata anda. Konsentrasikan seluruh perhatian anda pada kalimat tadabur tersebut. Berusahalah untuk menghayati nya……….. Tulisan berikut ini hanya sebagi pedoman ,jika anda ingin melakukan tadabbur dengan bacaan dan kalimat anda sendiri. Ucapan tadabbur tidak harus persis sama dengan susunan kalimat contoh dibawah ini, anda boleh mengembangkannya sendiri sesuai katahati anda. 1- Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah dengan menyebut namaMu, dengan menyebut namaMu yang Maha penyayang, penuh kasih sayang Dengan menyebut namaMu yang pengasih penuh cinta kasih Dengan menyebut namaMu yang Maha Pemurah Dengan Menyebut Namamu yang Maha Pemberi Kau betul betul penuh kasih, penuh sayang, penuh rasa cinta terhadap kami Ya Allah terimalah kehadiran kami dihadapanMu Kami mohon limpahan rahmat kasih sayang dan cinta kasihMu Ya Allah 2- Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Segala puji bagiMu ya Allah Tuhan penguasa alam yang berkuasa penuh disegala penjuru langit dan bumi Segala puji bagiMu ya Allah yang telah menempatkan kami dibumi ini dan mengadakan bagi kami berbagai sumber penghidupan Segala puji bagiMu ya Allah yang telah mencukupkan semua kebutuhan kami, dan memenuhinsemua hajat kebutuhan kami Kau benar2 maha tinggi dan maha terpuji, tolong kami untuk mensyukuri semua nikmat yang telah kau berikan kepada kami Ya Allah tolong kami untuk tunduk dan patuh padaMu yang Maha Mulia dan Maha Terpuji 3- Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Ya Allah kau betul betul maha pengasih , penuh cinta kasih, Kau betul betul Maha penyayang penuh kasih sayang Ya Allah kami rasakan kasih sayangmu, kami rasakan cinta kasihMu kau betul betul maha santun terhadap hambaMu Ya allah tidak ada yang lebih lembut selain Engkau, tidak ada yang lebih santun selain Engkau. Tolong kami mendapatkan Rahmat, Cinta dan kasih sayangMu 4- Yang menguasai hari pembalasan. Ya Allah Engkaulah Raja yang berkuasa penuh dihari berbangkit, dihari yang tiada berguna harta dan anak anak. Dihari yang tiada berguna pangkat dan jabatan, dihari yang tiada menolong karib kerabat dan sanak famili Ya Allah Engkaulah Raja dihari itu dihari yang tiada tempat berlindung selain lindunganMu, dihari yang tiada tempat bernaung selain naunganMu Jangan kau hinakan kami dihari itu Ya Allah Jangan Kau hadirkan kami dihari itu dalam keadaan bergelimang dosa Jangan kau hadirkan kami dihari itu dalam keadaan mendapat murkaMu Jangan kau hadirkan kami dengan buku catatan yang penuh dengan keburukan kami Tolong kami ya Allah hadirkan kami dihadapamu dalam keadaan mendapat ridho Mu, hadirkan kami dengan wajah putih berseri Hadirkan kami dengan buku catatan amal kami dipenuhi kenbaikan ya Allah Jangan Kau hinakan kami dihari itu ya Allah 5- Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan Ya Alah hanya kepada Engkaulah kami menyembah, hanya kepada Engkaulah kami sujud. Tidak ada yang kami sembah selain Engkau, Engkau yang Maha Tinggi ,Engkau yang Maha Mulia. Hanya kepada Engakulah Kami sujud ya Allah Ya Allah Hanya kepada Engkaulah Kami mohon pertolongan, hanya padaMulah kami mohon perlindungan Ya Allah tidak ada tempat kami bernaung selain padaMu , Tidak ada tempat kami berlindung selain padaMu Ya Allah lindungi kami, naungi kami bimbing kami 6- Tunjukilah kami jalan yang lurus, Tunjuki kami jalan yang lurus ya Allah Jalan yang Engkau Rihaoi dan penuh dengan Rahmat dan berkahMu Jalan yang ditempuh oleh para Nabi dan RasulMu Jalan yang ditempuh oleh para shalihin,para shodiqin dan kekasihMu Tunjuki kami jalan yang benar , ya Allah Tunjuki kami jalan kemenangan, Ya Allah Tunjukin kami jalan kepadaMu 7- yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Yaitu jalan orang orang yang telah Kau berikan nikmat atas mereka Jalan orang orang yang mendapat rahmat dan berkahMu Jalan yang ditempuh para Nabi, para sholihin, para Shodiqin dan orang orang yang Kau cintai Bukan jalan orang orang yang kau Murkai Dan bukan pula jalan orang orang yang sesat Tolong kami untuk tetap berada dijalanMu yang lurus Lindungi kami dari jeratan tipu daya syetan yang menyesatkan Lindungi kami dari jeratan tipu daya dunia yang melalaikan Tolong kami untuk mernggapai ampunanMu dan syurgaMu yang luasnya seluas lagit dan bumi Ya Allah perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah Jika anda orang yang berhati peka pasti anda akan menangis, mendengar bacaan tadabbur ini. Jika anda belum merasakan getaran apapun dihati anda. Ulangi terus tadabbur ini. Gunung saja akan hancur mendengar ayat Qur’an , hati anda tidak sebesar gunung bukan? Mudah mudahan Allah tidak mengunci mati hati anda ..Amin Silahkan anda coba melakukan tadabbur dengan bacaan Al Fatihah dan kalimat tadabbur dari anda sendiri….mudah mudahan anda berhasil. Popularity 2% [?] بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma dia berkata Tatkala Jibril duduk di sisi Rasulullah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tiba-tiba dia mendengar suara retak dari arah atas lalu dia mengangkat kepalanya, seraya berkata هَذَا بَابٌ مِنْ السَّمَاءِ فُتِحَ الْيَوْمَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إِلَّا الْيَوْمَ فَنَزَلَ مِنْهُ مَلَكٌ فَقَالَ هَذَا مَلَكٌ نَزَلَ إِلَى الْأَرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إِلَّا الْيَوْمَ فَسَلَّمَ وَقَالَ أَبْشِرْ بِنُورَيْنِ أُوتِيتَهُمَا لَمْ يُؤْتَهُمَا نَبِيٌّ قَبْلَكَ فَاتِحَةُ الْكِتَابِ وَخَوَاتِيمُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ لَنْ تَقْرَأَ بِحَرْفٍ مِنْهُمَا إِلَّا أُعْطِيتَهُ “Ini adalah suara salah satu pintu di langit yang baru dibuka pada hari ini, belum pernah pintu ini dibuka kecuali hari ini. Maka turunlah darinya seorang malaikat,” lalu Jibril berkata“Ini adalah malaikat yang turun ke bumi, dia tidak pernah turun sama sekali kecuali pada hari ini”. lalu malaikat itu mengucapkan salam dan berkata“Bergembiralah kamu wahai Muhammad dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu dan tidak pernah diberikan kepada seorang Nabi pun sebelummu, yaitu Fatihatul Kitab Surah Al-Fatihah dan beberapa ayat penutup surah Al-Baqarah. Tidaklah kamu membaca satu huruf pun darinya kecuali pasti engkau akan mendapatkannya”. HR. Muslim 1/554 dan An-Nasa`i 2/138. Dari hadist diatas menujukkan bahwasanya langit memiliki pintu dimana setiap pintu ada malaikat yang menjaganya, kemudian turunnya malaikat ke dunia adalah atas perintah Allah Subhanahu wata’ala. وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ ۖ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٰلِكَ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا “Dan tidaklah kami Jibril turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa”. QS. Maryam 64. Kata tidaklah engkau membacanya wahai Muhammad melainkan setiap huruf engkau akan diberikan, maksudnya adalah pada 2 surah tersebut didalamnya terdapat doa yang tidaklah kita membacanya melainkan Allah akan mengabulkannya dan memberikan kepada kita. Allah subhanahu wata’ala membagi surah Al-Fatihah menjadi 2 dimana sebagiannya untuk Allah dan sebagian yang lain untuk hambanya, hal ini disebutkan dalam hadist Qudsi عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ مَنْ صَلَّى صَلاَةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهْىَ خِدَاجٌ – ثَلاَثًا – غَيْرُ تَمَامٍ ». فَقِيلَ لأَبِى هُرَيْرَةَ إِنَّا نَكُونُ وَرَاءَ الإِمَامِ. فَقَالَ اقْرَأْ بِهَا فِى نَفْسِكَ فَإِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى قَسَمْتُ الصَّلاَةَ بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . قَالَ اللَّهُ تَعَالَى حَمِدَنِى عَبْدِى وَإِذَا قَالَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَثْنَى عَلَىَّ عَبْدِى. وَإِذَا قَالَ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. قَالَ مَجَّدَنِى عَبْدِى – وَقَالَ مَرَّةً فَوَّضَ إِلَىَّ عَبْدِى – فَإِذَا قَالَ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . قَالَ هَذَا بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ. فَإِذَا قَالَ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ . قَالَ هَذَا لِعَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ ». Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda“Barangsiapa yang shalat lalu tidak membaca Ummul Qur’an yaitu Al Fatihah, maka shalatnya kurang tidak sah beliau mengulanginya tiga kali, maksudnya tidak sempurna”. Maka dikatakan pada Abu Hurairah bahwa kami shalat di belakang imam. Abu Hurairah berkata“Bacalah Al Fatihah untuk diri kalian sendiri karena aku mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam bersabda“Allah Ta’ala berfirman Aku membagi shalat maksudnya Al Fatihah menjadi dua bagian, yaitu antara diri-Ku dan hamba-Ku dua bagian dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika hamba mengucapkan ’alhamdulillahi robbil alamin segala puji hanya milik Allah’, Allah Ta’ala berfirman Hamba-Ku telah memuji-Ku. Ketika hamba tersebut mengucapkan ar rahmanir rahiim Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’, Allah Ta’ala berfirman Hamba-Ku telah menyanjung-Ku. Ketika hamba tersebut mengucapkan maaliki yaumiddiin Yang Menguasai hari pembalasan’, Allah berfirman Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku. Beliau berkata sesekali Hamba-Ku telah memberi kuasa penuh pada-Ku. Jika ia mengucapkan iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in hanya kepada-Mu kami menyebah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan’, Allah berfirman Ini antara-Ku dan hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika ia mengucapkan ihdiinash shiroothol mustaqiim, shirootolladzina an’amta alaihim, ghoiril magdhuubi alaihim wa laaddhoollin’ tunjukkanlah pada kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan jalan orang yang sesat, Allah berfirman Ini untuk hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta”. HR. Muslim no. 395. Juga dalam hadits di atas disebut pula bahwa Al Fatihah disebut pula Ummul Qur’an. Surah Al-Fatihah bisa juga disebut dengan Ash Shalah sebagaimana Ulama kita mengatakan diantara nama dari Surah Al-Fatihah adalah Ash Shalah. Jadi ketika kita membaca surah Al-Fatihah hadirkan dalam hati kita karena pada hakekatnya kita bermunajah dan berdiolog dengan Allah Subhanahu wata’ala. Ketika kita membaca إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ hanya kepada-Mu kami menyebah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan’, Allah berfirman Ini antara-Ku dan hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Ketika membaca ayat tersebut gantungkan segala harapan kita kepada Allah Subhanahu wata’ala, keluhkan semua masalah kita kepada Allah, inilah menjadi rahasia mengapa sholat menjadi penyejuk mata bagi orang yang beriman, Allah berfirman إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا إِلَّا الْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya“. QS. Al- Ma’arij 19-23. Dalam ayat diatas Allah mengecualikan keburukan tersebut kepada orang – orang yang sholat dan rajin mengerjakan sholat adapun yang tidak sholat maka mereka memiliki sifat kikir dan berkeluh kesah, oleh karenanya perbanyak mengerjakan sholat karena ketika kita sholat kita membaca surah Al-Fatihah yang didalamnya terdapat doa yang dikabulkan oleh Allah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mengatakan”Iyyaka Na’budu” itu menolak riya dan Wa Iyyaka Nasta’in itu menolak kesombongan yang ada pada diri kita“. Kita beribadah semata – mata hanya kepda Allah Subhanahu wata’ala dan kita menjaga diri kita dari segala bentuk kesyirikan baik syirik besar atau syirik kecil yang bisa menggerogoti pahala dan amalan yang kita kerjakan dan jika kita mempersekutukan Allah dalam ibadah maka dihapuskan seluruh amalan yang kita kerjakan, Allah berfirman وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi yang sebelummu “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. QS. Az Zumar 65. Jangan bergantung semata – mata kepada kekuatan kita , harta dan kekeyaan yang kita miliki. Al-Qur’an penuh dengan kisah dan sejarah bagaimana orang yang bangga dengan kekuasaan dan hartanya seperti Fir’aun yang memiliki kekuasaan namun dihancurkan oleh Allah Subahnahu wata’ala begitupula harun yang ketika ditanya”Dari mana engkau mendapatkan kekayaan seperti ini”, ia menjawab”Saya dapatkan dari kecerdasanku“, sehingga Allah menenggelamkannya bersama dengan kekayaannya dibawah dasar bumi. Kita telah mendapatkan sejarah mereka dan menjadi saksi atas mereka agar kita menjauhi keburukan mereka. Bertawakkal lah hanya kepada Allah karena para salaf ketika tali sandalnya putus sebelum mereka mengadu kepada manusia mereka terlebih dahulu mengadu kepada Allah Subhanahu wata’ala, biasakan diri kita untuk bergantung kepada Allah Subhanahu wata’ala. Jika ia mengucapkan ihdiinash shiroothol mustaqiim, shirootolladzina an’amta alaihim, ghoiril magdhuubi alaihim wa laaddhoollin’ tunjukkanlah pada kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan jalan orang yang sesat, Allah berfirman Ini untuk hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta”. Kita meminta hidayah dan petunjuk dari Allah dan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana Allah Subhanahu wata’ala memberikan kita petunjuk untuk mengikuti hidayah tersebut . Ada doa yang dianjurkan untuk dibaca agar kita senantiasa diberi hidayah dan petunjuk oleh Allah Subhanahu wata’ala اللهم أرنا الحق حقاً وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلاً وارزقنا اجتنابه “Ya Allah, tampakkanlah kepada kami yang benar itu sebuah kebenaran dan berikan rizki kepada kami untuk mengikutinya. Tampakkanlah kepada kami yang batil itu sebuah kebatilan dan berikan rizki kepada kami agar menjauhinya“. Banyak orang yang mengatakan saya tahu bahwa itu adalah sholat wajib yang diwajibkan oleh Allah, saya tahu bahwa menutup aurat itu wajib akan tetapi saya belum mampu mengerjakannya, mengetahui bahwasanya ini haram namun sulit meninggalkannya maka cara yang terbaik adalah senantiasalah minta petunjuk dan hidayah kepada Allah Subhanahu wata’ala. ghoiril magdhuubi bukan golongan yang engkau murkai Yang dimaksudkan adalah orang – orang yahudi karena mereka mengetahui yang haq benar namun tidak mengikutinya. Dijelaskan dalam Surah An-Nisa Allah Subhanahu wata’ala berfirman وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan RasulNya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya“. QS. An-Nisa 69. Wa laaddhoollin dan bukan jalan orang yang sesat Yang dimaksudakan adalah orang – orang nasrani yang beribadah dengan kejahilan Kebodohan, Berkata Sofyan At Tsaury Rahimahullah “Barangsiapa yang rusak dari kalangan para ulama dia tidak mengamalkan ilmunya maka ada kemiripan dengan orang yahudi dan barangsiapa yang rusak dari kalangan ruhban orang – ornag yang semangat ibadah akan tetapi tidak didasari dengan ilmu maka ada kemiripan dengan orang – orang nasrani“. Wallahu A’lam Bish Showaab Oleh Ustadz Harman Tajang, Lc., Hafidzahullahu Ta’ala Direktur Markaz Imam Malik Kamis, 04 Rabiul Awal 1438 H Fanspage Harman Tajang Kunjungi Media MIMFans page Website Youtube Telegram Instagram ID LINE

tadabbur surat al fatihah